Dalam penerapan praktis tag RFID, seringkali diperlukan pembacaan sejumlah besar tag secara bersamaan, seperti inventarisasi jumlah barang di gudang, inventarisasi jumlah buku di perpustakaan, dan pembacaan puluhan atau bahkan ratusan tag barang di ban berjalan atau palet. Untuk situasi di mana sebagian besar barang berhasil dibaca, probabilitas keberhasilan pembacaan disebut tingkat pembacaan.
Tag RFID pasifTag dibagi menjadi tag frekuensi rendah (LF), tag frekuensi tinggi (HF), dan tag frekuensi ultra tinggi (UHF). Tag LF terutama digunakan dalam sistem kontrol akses sederhana, dan jarak bacanya umumnya dalam 20 cm. Tag HF, termasuk seri NFC, memiliki enkripsi yang baik dan dapat dibaca dari jarak dekat. Kemudian hanya ada Tag RFID UHF, yang merupakan tag pembacaan jarak jauh, dan jarak pembacaannya dapat mencapai 2-8 meter, serta tag UHF memiliki fungsi anti-tabrakan, dan kecepatan pembacaannya cepat. Tag RFID UHF umumnya digunakan ketika jarak pembacaan diharapkan lebih jauh dan jangkauan pemindaian gelombang radio lebih luas. Oleh karena itu, di bidang logistik dan rantai pasokan, teknologi RFID UHF dipilih di seluruh dunia.
Saat membaca beberapa tag, pembaca pertama-tama akan mengajukan pertanyaan, dan tag-tag tersebut akan merespons pertanyaan pembaca satu per satu. Jika ada beberapa tag yang merespons secara bersamaan selama proses pembacaan, pembaca akan mengajukan pertanyaan lagi, dan tag yang ditanyai akan ditandai agar "tidur", sehingga mencegahnya untuk dibaca kembali.
Untuk meningkatkan kecepatan pembacaan multi-tag, jangkauan dan waktu pembacaan dapat diperluas, dan jumlah pertukaran informasi antara tag dan pembaca dapat ditingkatkan. Selain itu, metode komunikasi berkecepatan tinggi antara pembaca dan tag juga dapat meningkatkan kecepatan pembacaan.
Selain jarak baca dan arah pemindaian yang disebutkan di atas, tingkat pembacaan juga akan dipengaruhi oleh banyak faktor lain. Misalnya, kecepatan pergerakan barang di pintu masuk dan keluar, kecepatan komunikasi antara tag dan pembaca, bahan barang yang ditempel dan kemasan luarnya, cara penempatan barang, suhu dan kelembapan lingkungan, tinggi langit-langit, dan pengaruh antara pembaca dan pembaca, dll.
Kecepatan pembacaan juga berkaitan dengan masa pakai label. Tentu saja, label baru umumnya memiliki kinerja yang baik, pembacaan cepat, dan tingkat kesalahan pembacaan yang rendah. Namun, jika label tidak digunakan dan disimpan dengan benar, masa pakai label dapat dipersingkat. Misalnya, beberapa label tidak tahan terhadap cahaya. Jika terkena sinar matahari dalam waktu lama, masa pakai label akan relatif singkat, yang memerlukan penggantian secara berkala. Label RFID.
Jika label akan digunakan di luar ruangan, disarankan untuk menggunakan label industri khusus. Masa pakai label ini akan lebih lama. Perhatian khusus harus diberikan pada penggunaan label di lingkungan logam, terutama ketika label akan digunakan pada permukaan logam. label anti-logamdiperlukan. Jika tidak, logam akan menghalangi banyak sinyal frekuensi radio, dan celah keamanan seringkali rentan terjadi.
Waktu posting: 22 Juli 2023



