Leave Your Message

Tingkat penerapan teknologi RFID dalam transportasi udara terus meningkat.

11 Juli 2024

Menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional, tingkat penanganan bagasi yang tidak tepat di industri penerbangan telah meningkat di seluruh dunia. Rata-rata, 7,6 buah bagasi terdaftar hilang atau tertunda di tempat tujuan untuk setiap 1.000 penumpang, menyebabkan kerugian besar. Untuk mengatasi masalah ini, maskapai penerbangan telah memperkenalkan berbagai langkah pencegahan. Teknologi RFID untuk mencapai identifikasi dan pelacakan bagasi yang cepat. Saat ini, 85% maskapai penerbangan dan bandara mematuhi persyaratan label bagasi elektronik.

 

1.png

 

Dibandingkan dengan barcode tradisional, Tag RFID Memiliki kecepatan pengenalan yang lebih cepat dan jarak baca yang lebih jauh, serta tidak mudah terpengaruh oleh noda dan keausan label. Sejumlah besar informasi pencegahan dapat dicetak di permukaannya, dan dapat dililitkan di sekitar bagasi sehingga tidak mudah lepas. Keunggulannya meliputi pembacaan yang efisien, identifikasi yang stabil, dan informasi yang dapat ditulis ulang. Saat penumpang melakukan check-in, mereka menempelkan tag bagasi penerbangan RFID pada setiap bagasi, dan informasi yang dibawa oleh tag RFID akan secara otomatis dimasukkan ke dalam sistem manajemen bagasi maskapai. Sistem ini dapat melacak dan mencatat status pengangkutan bagasi secara real-time, termasuk informasi penting seperti lokasi bagasi, kecepatan pengangkutan, dan apakah telah terjadi transfer. Maskapai dapat memantau bagasi selama seluruh proses untuk memastikan bahwa bagasi dapat dikirim dengan tepat ke tujuan sesuai dengan rute dan waktu yang dijadwalkan. Langkah inovatif ini tidak hanya sangat meningkatkan efisiensi dan akurasi penanganan bagasi, tetapi juga secara signifikan meningkatkan pengalaman perjalanan penumpang.